Assalamua’alaikum…..

Sesungguhnya ahli sunnah itu, jumlahnya sedikit sekali pada masa lalu dan juga langka untuk masa yang akan datang. Mereka bukanlah orang yang mudah terbawa oleh ahli maksiat kedalam kubangan maksiat mereka, juga tidak terpengaruh untuk melakukan bid’ah. Melainkan mereka tetap komitmen dengan sunnah sampai menemui Rabb mereka, dan keyakinan mereka tidak pernah tergoyahkan.” _Hasan Al- Basri_

Disini benak seorang mujahid dipaksa kembali berhikmat, bahwa dunia tak lebih dari dagelan, yang berujung pada kelalaian, perhiasan, bermegah-megahan dan ajang untuk berbangga diri. Inilah hakikat yang ada dibalik setiap kesungguhan yang telah menyita banyak waktu manusia.”

Sebagaimana yang telah diceritakan oleh Imam Junaid bahwa Abu Sulaiman Ad – Darini pernah berkata, “mungkin saja pada hari sebelumnya telah jatuh kehatiku salah satu noda diantara noda yang ada pada orang banyak. Maka saya tidak menerima suatu kata dari hatiku melainkan dengan dua saksi yaitu Al- Quran dan As- Sunnah”. (Abu Sulaiman Ad- Darini)

Agama islam adalah suatu kesungguhan dan tidak mengenal senda gurau, suatu keteguhan dan bukan pura-pura. Tiap nash (ketetapan) dan kalimatnya adalah haq. Barang siapa tidak merasakan adanya kesungguhan dan keteguhan keyakinan maka ia tidak dibutuhkan oleh islam. ( Sayyid Quthub )

Semakin tinggi kedudukan dan amanah yang kau pikul, semakin tinggi akibat yang ditimbulkan lidahmu. Ketahuilah, bahwa lidah penguasa adalah nyawa dan kehidupan umat. Maka dahulukanlah berpikir sebelum berbicara. ( Jel Fatullah )

Perkawinan yang menggembar-gemborkan kata “Cinta” pada akhirnya menjadi barang murahan tatkala jalinan suci itu dibumbui dengan nafsu yang berbolak-balik. Dan ironisnya, mahligai suci jalinan suami istri itupun dihancurkan dengan kata yang sama yaitu sudah tidak “Cinta”

Wahai ukhti Mukminah, keshalihanmu terletak pada kebaikan agamamu, benarnya aqidahmu adalah baiknya pendidikan yang engkau berikan pada anak-anakmu. Mereka adalah amanat di lehermu dan calon pemuda di masa depan pembela dienul islam dan menjadi api penerang bagi keabadian dakwah ini di masa datang.

(Ummu Muhammad, Istri DR. Abdullah Azzam)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: